Senin, 07 Agustus 2017

Cara menata barang dagangan di toko.

 


5
 
Salah satu cara agar toko lebih menarik adalah dengan menata barang dagangan dengan sedemikian rupa agar tampak lebih menarik, meyakinkan dan lebih rapi, tentunya dengan harapan penjualan semakin meningkat. Berikut tipsnya:
Isilah pada bagian depan toko terlebih dahulu. Kesan penuh harus anda tampilkan dengan menata produk anda dengan mengutamakan mengisi bagian depan atau etalase depan terlebih dahulu bahkan ada yang mengisi bagian teras atau trotoar toko agar lebih menarik perhatian calon pembeli. Keamanan harus diutamakan jangan sampai produk tersebut jadi sasaran pencurian orang yang lalu lalang di depan toko.
                                                     

Perhatikan warna. Tempatkan produk dengan warna warna cerah di bagian yang paling mudah dilihat, padukan warna cerah tersebut letakkan bersebelahan dengan warna cerah lain. Misalnya warna merah,kuning,orange, putih sehingga lebih cepat menangkap perhatian pengunjung.
Disain menarik sebagai jangkar. Sering kali kita dapati produk yang tidak terkenal memiliki disain atau model yang sangat menarik dan inovatif, anehnya produk terkenal justru disainnya malah biasa-biasa saja,ini sering kita temukan pada produk fashion. Gunakan produk dengan disain menarik ini sebagai jangkar atau penarik dengan cara menggandengkannya dengan produk yang sudah punya nama, dengan harapan pengunjung akan tertarik untuk membeli keduanya dengan dua alasan langsung, disain menarik atau merek terkenal.
Produk laris di bawah. Pada toko retail, letakkan produk yang laris di rak bagian bawah, kenapa? Karena produk yang laris bagaimanapun tetap akan di cari, pembeli sudah sangat hapal bentuk produk tersebut, sehingga ditempatkan di bagian bawah pun tetap akan mudah ditemukan, sedangkan untuk produk yang kurang terkenal tempatkan produknya di bagian yang sejajar dengan mata, selain untuk membantu distributor untuk menjualkan produknya, rak yang sejajar dengan mata harga promosi atau sewa raknya relatif tinggi, distributor biasanya rela membayar sewa pada pemilik toko agar produknya ditempatkan di tempat strategis. lumayan kan buat tambahan pemasukan toko anda.
Kemasan besar di kanan. Biasakan meletakkan produk dengan kemasan besar di sebelah kanan, misalnya produk susu merek A kemasan 1000 gram di sebelah paling kanan kemudian diikuti dengan kemasan 800 gram demikian seterusnya sampai kemasan yang paling kecil. Kenapa? Karena kebiasaan manusia menggunakan tangan kanan maka probabilitas terpilihnya produk dengan kemasan besar akan semakin tinggi.
Kelompokkan produk. Kelompokkan produk dengan kategori yang sama pada satu tempat yang berdekatan, dan menempatkan produk pelengkap berdekatan misanya mi isnstan berdekatan dengan saos atau sambal.
Tempatkan produk impulsif dikasir. Sambil antri biasanya pembeli suka comot sana sini manfaatkan hal ini dengan menempatkan produk dengan harga murah di sekitar kasir, seperti permen, rokok, coklat, aksesoris murah. Sehingga akan menambah jumlah belanjaan. Pilihlah kasir yang santai agar yang sedang antri akan semakin rajin men comot produk tambahan ke keranjang belanja.
Sebenarnya banyak lagi tips untuk menata produk di toko, untuk itu di tuntut kreatifitas dan kejelian anda untuk terus berinovasi dan seringlah berkunjung ke toko sejenis dengan anda untuk menambah pengetahuan dan membuka wawasan.

Previous News

sumber: kemasa.net

Kemasan Aktive VS Kemasan Cerdas

 

                                                                         
2
 
moisture absorber
   Kemasan aktif sudah kita bahas beberapa waktu yang lalu, ada yang berupa moisture absorber, Oxygen absorber, maupun bahan-bahan yang lain yang berfungsi sebagai tools atau alat yang dapat memperpanjang usia ekonomis, mempertahankan kerenyahan, maupun fungsi fungsi yang lainnya.
   Seperti contoh gambar diatas silica gel yang merupakan jenis dari moisture absorber, berfungsi sebagai pengendali kelembaban pada suatu produk, sehingga dengan diberikannya moisture absorber pada kemasan produk otomatis menjaga tingkat kelembaban dalam kemasan produk, sehingga dengan adanya kemasan aktif ini dapat meningkatkan usia ekonomis pada suatu produk.
   Produk-produk  yang patut diberikan kemasan aktif ini adalah hampir semua produk, namun untuk produk produk yang memiliki tingkat penyerapan kelembaban yang tinggi (higroskopis) sepertinya lebih baik diberi kemasan aktif ini, contohnya : keripik buah yang di proses melalui penggorengan hampa udara (Vacuum Frying) seperti
keripik melon, keripik manga, keripik semangka, dll.  produk-produk susu bubuk juga perlu ditambahkan kemasan aktif ini, dll
    Secara singkat, dapat disimpulkan bahwa kemasan aktif adalah alat yang dapat membuat produk fresh lebih lama atau dapat juga meningkatkan usia ekonomi yang diakibatkan peran aktif dari kemasan aktif.  nah sekarang apa bedanya dengan Kemasan Cerdas …?????
smart-packaginghttps://i1.wp.com/kemasan.net/wp-content/uploads/2016/03/smart-packaging.jpg?w=460 460w" sizes="(max-width: 362px) 100vw, 362px" width="362" height="422" style="margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; max-width: 100%; height: auto;">
   Jika kemasan aktif fungsinya sebagai tools atau alat yang secara aktif melindungi produk terus apa bedanya dengan kemasan cerdas (smart Packaging).
   Dalam dunia persaingan yang kian ketat, servis yang prima bagi pelanggan sudah menjadi kewajiban jika tidak mau terlindas hebatnya persaingan.  produsen berlomba lomba memberikan jasa dan pelayanan yang exelent, hampir semua kegiatan, pasti memberikan service yang bagus, syukur-syukur bias lebih bagus dari pesaing.  masih erat kaitannya dengan persaingan, kemasan cerdas sudah mulai diperkenalkan, meski hanya untuk segmen-segmen tertentu.
   Diatas ada sebuah gambar yang dinarasikan pada produk susu.  ketika produk masih segar, kemasan berbentuk putih polos.  seiring dengan berjalannya waktu, tampak bahwa kesegaran produk berkurang, hal ini ditunjukkan dengan berubahnya gambar pada kemasan.  semakin banyak warna orange… menunjukkan semakin dekat produk dengan exp date (tanggal kadaluarsa).
   Disini consumen sangat terbantu dengan kemasan cerdas macam ini.  masih banyak contoh-contoh lainnya seperti kemasan untuk daging yang dapat menunjukkan seberapa segar produk yang ada didalamnya,  begitu pula dengan produk-produk lainnya.
   Semoga sedikit dari AA Packaging bias mewarnai perjalanan kemasan di Indonesia
   AA Packaging House Indonesia
   Inspirasi Kebangkitan UKM Indonesia
ripesense_smart_packagingsumber: kemasan.net

Prototype BAG for SME’s / Paket Contoh BAG Kemasan untuk UKM

 


5
 
paket 100
Saya tidak punya modal,
Modal darimana
Modal saya tidak sebanyak itu
MODAL ……
modal adalah masalah klasik UKM Indonesia, ketika kita berkunjung dan saling berbagi, baik kegiatan kabupaten kota, propinsi, maupun kementerian masalah modal menjadi masalah yang paling UTAMA dan PERTAMA. padahal, menurut saya pribadi, persoalan modal bukanlah yang utama dan segala-galanya. Justru IDE Inovatif lah yang menurut saya adalah modal UTAMA dan PERTAMA bagi UKM agar bisa exsis dan bertahan di era persaingan yang hyperkompetitif.
Baiklah, sebagai seseorang yang concern pada packaging (kemasan) utamanya bagi UKM Indonesia, Kami AA PACKAGING HOUSE INDONESIA, selalu mencari terobosan-terobosan, lompatan-lompatan (walau cuma lompatan kecil) agar bisa memberikan kemasan yang elegan namun terjangkau. jujur kalo harus cetak 1000 atau 2000 pcs UKM Indonesia akan keberatan, namun perusahaan mana sih yang mau mencetak (katakanlah dus/ kotak snack) dengan jumlah 10 pcs atau 20 pcs.

Tentunya, jika kita mau menawarkan produk untuk dijual di toko oleh-oleh tanpa contoh kemasan yang bagus, tentunya keberadaan produk kita tidak akan dianggap. jika harus naik cetak kemasan dengan jumlah ribuan, tentu akan menjadi beban tersediri bagi UKM, apalagi belum ada kepastian produknya akan laku atau tidak. hal ini lah yang menjadi buah simalakama bagi UKM, mau cetak banyak belum ada kepastian produknya akan diterima pasar, tidak cetak kemasan tentunya juga tidak bisa berjualan.
Sebagai solusinya AA Packaging House Indonesia menawarkan program Paket Indonesia Prototype (Bukan Kartu Indonesia Prototype yaa… heeee… just kidding), yaah program ini adalah program pembuatan kemasan prototype kemasan berbahan dasar Artpaper 260 g, Hanya dengan bermodalkan Rp. 100.000 UKM Indonesia sudah bisa mendapatkan kemasan dus yang didesain dengan cantik sebagai kemasan prototype, tidak perlu membawa desain, sebab kami akan mendesainkan kemasan UKM Indonesia sesuai dengan selera konsumen Indonesia.
Paket ini sudah kami ujicobakan untuk UKM di Malang Raya, dan dampaknya sangat LUAAR BIASA, baik untuk kegiatan penjualan rutin bahkan untuk seleksi PAMERAN. terbukti UKM Malang Raya banyak terbantu sekali, semoga saja program kami yang biasa-biasa saja ini akan memberikan dampak yang LUAAR BIASA bagi UKM INDONESIA. semoga UKM Indonesia semakin HEBAT.
Terima kasih atas segala DOA yang ditujukan kepada AA Packaging House Indonesia
Semoga kami bisa melayani UKM Indonesia lebih baik dari kemarin
 
sumber: kemasan.net

Inovasi kemasan

 

   Umumnya, kita terlalu sibuk dengan rutinitas kegiatan sehari-hari kita, baik masalah produksi, pemasaran ataupun masalah masalah lainnya. terkadang kita juga sudah merasa bahwa kita sudah berusaha semaksimal mungkin, mis : produksi sudah ditingkatkan semaksimal mungkin, kualitas juga sudah diperbaiki sebaik mungkin dan juga urusan pemasaran juga sudah diupayakan sehebat mungkin, namun angka penjualan kok juga tidak naik-naik, kalaupun toh naik yaa tidak sebesar harapan kita…. lalu apa kita berkata pada diri kita sendiri … WHATS GOING ON ……(ada apa ini..)
   Ada suatu pepatah mengatakan bahwa semua didunia ini mengalami suatu perubahan kecuali 1… apakah itu.. ??? jawabannya adalah PERUBAHAN itu sendiri.
   Jadi sesuatu pasti berubah, umur kita dari hari kehari pasti bertambah, rekening tagihan kita makin hari makin bertambah, yang jelas pasti ada perubahan disekeliling baik kita sadari atau tidak kita sadari. Ada hal yang unik menurut saya mengenai perubahan ini. umumnya kita menginginkan perubahan yang ke-arah yang lebih baik. mis: pengen penghasilah berubah menjadi lebih besar, pengen kendaraan yang lebih baik, atau pengen berlibur ke luar negeri. Kita banyak pengennya, pengen ini pengen itu, namun disadari atau tidak,
kita tidak ingin diri kita dirubah, mis : jika kita pengen penghasilan/ tabungan menjadi besar, maka kita harus merubah diri kita sendiri, baik cara kita bekerja (metode), maupun
   Waktu kita bekerja (time). kita kepingin penghasilan bertambah, tapi kita sendiri ngga mau kerja lebih awal dan pulang lebih akhir. kita pengen tabungan bertambah, namun cara kerja kita begitu-begitu saja (tanpa adanya inovasi)
   Kita kembali ke laptop …….
   Berkaitan dengan kemasan, kemarin malam saya jalan-jalan ke supermarket…. biasalah menghabiskan uang receh ….
   Namun ketika saya melewati sebuah lorong makan, mata saya tertuju pada produk lama yang sudah melegenda namun dengan kemasan yang sangat menarik yaitu dodol picnic. berikut perbandingan kemasan yang pernah saya tahu sebelumnya dan kemasan terkini
dodol tempo dulu
   Ini adalah tampilan dodol yang selama ini saya kenali, namun beberapa saat yang lalu saya temukan dodol dengan merk yang sama namun telah memiliki tampilan yang menawan
dodol tempo kini
   Namun kini dodol dengan merk yang sama menjelma menjadi suatu produk yang menurut saya layak dijadikan oleh-oleh bukan hanya oleh oleh dalam negeri, bahkan telah layak dijadikan oleh oleh ketika kita berkunjung ke negara lain. selain ke-khas-an dari produk aseli Indonesia, kemasannya juga sudah kelas Internasional.
   Inilah yang saya maksud dengan adanya perubahan, bolehlah kita mengklaim bahwa produk kita paling enak, bolehlah kita juga mengklaim bahwa produk kita termurah. namun jika besarnya potensi produk yang “enak dan murah” tersebut tanpa dibungkus atau dikemas dengan kemasan yang menarik, rasanya sangat sulit untuk menjadi berkembang, meski mungkin ada 1 atau 2 produk yang bisa, namun prosentasinya sangat kecil sekali.
   Singkat cerita, bahwa jika kita menginginkan perubahan atas diri kita (berubah menjadi yang lebih baik) harus dimulai dengan merubah kebiasaan kita, baik masalah metode kerja maupun waktu kerja kita. dan satu hal yang paling penting dan segala-galanya adalah meminta kepada-Nya.
   Jadi mulai besok pagi anda harus bangun lebih awal, mandi lebiH pagi dan menggunakan pakaian yang lebih rapi, menghadap cermin sambil tersenyum seraya berkata “HARI INI ADALAH HARI MILIKKU… DAN AKU AKAN LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN” HEE…..

Sumber : www.kemasan.net

Kreatif untuk kemasan Inovatif

24 July 2012  Sejarah Kemasan
Tentu, kita orang pengen produk yang kita jual tampil cantik, namun untuk membuat produk tampil cantik, tidak semudah yang kita angankan. Ada kalanya kita memiliki keinginan yang besar, namun tidak tahu harus dari mana kita memulai pembenahan kemasan produk.
Ada yang punya ide bentuk kemasan yang unik, namun mereka belum pernah menghitung berapa cost/ biaya yang harus ditanggung untuk membuat kemasan tersebut, ada pula yang menginginkan desain kemasan seperti yang diangankan, namun karena tidak mempunyai kemampuan dibidang desain grafis dan kemampuan dalam software grafis, jadinya desain yang dibuat tidak seindah yang diangankan.
Membuat desain bentuk, khususnya desain yang unik dan original tidaklah mudah dan murah, perlu riset dan perhitungan yang cermat sehingga bahan yang digunakan effisien. Kali ini kami coba membahas salah satu produk yang kita bawa dari Australia pada kesempatan study yang saya lakukan bulan april 2012 yang lalu.
Mengapa saya memilih kemasan ini sebagai salah satu yang saya incar, jawabannya adalah kita bisa mengkamuflase produk, sehingga produk yang sebenarnya hanya sedikit terlihat banyak, dan konsumen akan menangkap persepsi bahwa produk kita murah.
kemasan tersebut adalah sbb

Kemasan tersebut diatas menurut saya cukup sederhana namun berkelas. jika anda ingin tahu apakah isi dari kemasan tersebut diatas anda pasti akan tertawa dan berpikir bahwa produk seperti itu aja di kemas dengan mewah…. mau tahu apakah isi kemasannya …… benar-benar ingin tahu…..
isi kemasan tersrbut adalah kembang gula (arbanat : jawa)
Betul sesuatu yang kurang dipandang, dengan kemasan yang kreatif menjadi oleh-oleh yang boleh dikatakan “direkomendasikan” oleh masyarakat. saya yakin, tentunya produk anda jauuuhh lebih baik dari produk yang saya sebutkan tersebut diatas, namun anda masih bingung dengan kemasan yang paling cocok. mengapa produk ini terpilih untuk saya bahas…. jawabannya adalah seperti gambar dibawah ini

Iyaa…. kemasan produk ini terdiri dari 2 bagian, bagian pertama sebagai chasing, dimana dalam chasing tersebut diatas kita bisa fully explore desain grafis yang kita inginkan, sedang kemasan dalamnya terdiri dari kemasan yang menciptakan penuh bagi produk yang dikemasnya. coba anda perhatikan betapa tebalnya border pada kemasan dalam tersebut, semakin besar border, semakin sedikit ini yang dikemas. namun pembeli tidak akan tahu jika mereka melihatnya secara sekilas, dan itu yang sering terjadi di dalam dunia pemasaran. border yang saya maksud adalah seperti gambar dibawah : 
Jadi dengan sedikit bermain ketebalan border, kita bisa menciptakan kesan produk kita tampil penuh, meski kenyataannya tidak demikian. pertanyaannya apakah berarti kita menipu ???? jawabannya adalah tidak, sebab secara jelas netto/ berat dari produk harus secara jujur kita sampaikan. mata boleh kita kelabui, namun kejujuran adalah faktor yang mutlak bagi UKM yang akan sukses ?

Sumber : www.kemasan.net